Meski Barat menilai kontroversial Iran terus memperluas program nuklirnya. Negeri para Ayatullah ini sekarang sudah memiliki lebih dari 5 ribu mesin pengolah uranium.
Seperti ungkapan para tokoh pada hari Rabu menunjukkan perkembangan signifikan. Gholamreza Aghazadeh, kepala organisasi Atom Iran mengatakan Teheran tidak punya niat memberhentikan operasi nuklirnya hanya karena tekanan Barat dan akan terus melanjutkan pemasangan mesin agar memproduksi bahan bakar nuklir.
Pempinan Amerika dan uni eropa kerap mengutuk Iran yang menggunakan program energi masyarakat sipil sebagai pintu gerbang untuk mengembangkan senjata atom. Meski laporan 16 mata – mata Amerika tahun lalu menyebutkan bahwa itu sudah berhenti tahun 2003. Teheran menolak klaim itu.
Aghazadeh mengungkapkan, tujuan Iran memulai produksi listrik dalam rancangan kekuatan nuklirnya yang dirancang bergaya Russia dengan menggunakan fasilitas Bushehr pada pertengahan 2009.
Dia mengungkapkan perkembangan yang baik sudah tercapai dalam pembangunan 40 megawat reaktor air berskala besar dekat Arak daerah Iran tengah.
“rancangan air berskala besar sedang mengalami produksi melampaui kapasitasnya”” ungkap Aghazadeh tanpa pemastian.
“kawasan Arak akan digunakan membuat Isotop untuk kebutuhan pertanian dan obat-obatan” ungkapnya.
Barat sudah berulangkali memperingatkan Iran untuk menghentikan pembangunan reaktor itu, dikhawatirkan dapat digunakan sebagai cara kedua menghasilkan bahan peledak atom.
Peluncur roket
Juga diutarakan pada hari Rabu bahwa roket yang kedua sudah sukses diluncurkan ke angkasa – 2 penjelajah Kavoshgar.
“roket diluncurkan untuk memulai dan mengirim data lingkungan yang benar dan untuk menguji separasi mesin dari badan roket” ungkap radio dalam siarannya.
Itu diungkapkan setelah mencapai bagian ruang angkasa yang lebih rendah. Roket dikembalikan ke bumi dengan parasut. Roket Kavoshgar yang pertama diluncurkan pada bulan Februari.
Barat takut akan program luar angkasa Iran dapat membentuk penawaran membangun misil yang dapat mengakibatkan bahan peledak.
Penolakan Iran untuk menghentikan programnya sudah memasuki tiga kali sangsi PBB sejak 2006 lalu, sebagaimana perhitungan Amerika.







November 30, 2008 at 2:33 pm
Allahuakbar !!!
Teruskan Perjuangan mu , Hancurkan Israel dengan Biltz Krieg
Hancurkan Amerika dengan Satu kali luncuran nuklir,
Ridho Allah menyertaimu… Al-Aqsa Haqquna